Ternak Bebek Petelur: Cara Ternak, Kandang & Pakan

Ternak bebek petelur dapat Anda jadikan salah satu pilihan usaha yang menggiurkan. Terdapat dua jenis bebek yang biasa dibudidayakan yakni bebek pedaging dan bebek petelur. Topik yang akan dibahas kali ini adalah mengenai jenis bebek yang kedua.

Telur bebek telah diketahui mengandung banyak manfaat yang baik bagi tubuh jika dibandingkan dengan telur ayam. Menurut beberapa penelitian, dalam sebutir telur bebek terkandung banyak sekali vitamin.

Hal ini membuat telur bebek dijual dengan harga yang lebih mahal daripada telur ayam, sehingga Anda tak perlu ragu lagi untuk menjalankan bisnis ini sebab Anda berpotensi meraup banyak keuntungan. Bagi Anda yang tertarik untuk mengetahui bagaimana cara ternak bebek petelur, simak pembahasannya berikut ini.

Bagaimana Cara Ternak Bebek Petelur Modern Bagi Pemula?

Bagi Anda yang masih baru terjun dalam bisnis ini, tentu Anda merasa bingung bagaimana cara ternak bebek petelur bagi pemula. Untuk itu, Anda bisa memperhatikan beberapa hal di bawah ini agar usaha Anda sukses dan membawa untung yang besar.

1. Persiapkan Modal Usaha

Tanpa modal, tentu usaha yang Anda jalankan tak akan mampu berjalan lancar. Modal nantinya akan digunakan untuk membeli berbagai komponen pendukung bisnis. Berbeda beternak dengan ayam pedaging seperti ayam joper, dalam hal beternak bebek petelur, anda memerlukan modal untuk menyewa lahan, membangun kandang, membeli bibit bebek, membeli pakan bebek, biaya perawatan, dan kebutuhan-kebutuhan lainnya.

Modal dapat Anda peroleh dari uang tabungan pribadi Anda maupun dari pinjaman. Jika uang pribadi yang Anda miliki telah dirasa mencukupi, sebaiknya Anda menggunakan uang tersebut daripada harus meminjam uang dan berurusan dengan bank, lembaga pemberi pinjaman, maupun orang lain.

Di bagian akhir artikel akan dibahas berapa besar modal yang Anda butuhkan untuk menjalankan bisnis beternak bebek jenis petelur ini.

2. Persiapkan Lahan untuk Menjalankan Bisnis Ternak Bebek Petelur

Karena bebek petelur tergolong unggas, maka Anda perlu menyiapkan lahan yang cukup luas serta berada jauh dari pemukiman. Hal ini perlu Anda lakukan untuk menghindari risiko penularan penyakit yang berbahaya dari unggas ke manusia. Idealnya, Anda bisa memulai beternak bebek dengan jumlah 100 ekor. Pastikan lahan yang Anda miliki mampu menampung seluruh bebek Anda.

3. Buatlah Kandang Khusus Bebek Jenis Petelur

Terdapat beberapa jenis kandang yang banyak digunakan oleh para peternak, yapi tiga jenis kandang ini merupakan yang paling sering dipilih yaitu kandang sistem baterai, kandang litter, dan kandang panggung. Namun, kandang bebek petelur modern menggunakan jenis kandang litter.

4. Menyiapkan Bibit Bebek Jenis Petelur yang Berkualitas

Setelah Anda menyiapkan lahan dan kandang, Anda dapat masuk ke tahap selanjutnya yakni membeli bibit bebek jenis petelur yang memiliki kualitas unggul. Dalam peternakan bibit bebek seringkali disebut dengan istilah Day Old Duck atau disingkat DOD.

Anda sudah dapat membeli DOD sejak anak bebek tersebut berumur 1 hingga 10 hari setelah menetas. Agar Anda sukses menjalankan bisnis ternak bebek, Anda harus memastikan bibit yang Anda pilih memiliki kualitas yang unggul.

Adapun ciri-cirinya yaitu memiliki berat 38 sampai 40 gram, gerakannya agresif dan lincah, tidak memiliki cacat fisik, warna paruhnya mengkilap, memiliki suara yang bagus, dan bulu yang halus. Di pasaran, harga bebek jenis petelur bervariasi. Namun, rata-rata harganya berkisar Rp950.000 hingga Rp1.000.000 per 100 ekor bibit bebek.

5. Memberi Pakan dan Perawatan Lain yang Dibutuhkan Bebek Petelur

Sebelum bebek Anda memasuki tahap panen telur, Anda perlu melakukan serangkaian perawatan secara rutin hingga usia bebek Anda siap untuk menghasilkan telur. Serangkaian perawatan tersebut terdiri dari memberi pakan yang berkualitas setiap hari, membersihkan kandang bebek, hingga memberi vaksin dan vitamin.

Agar bebek Anda dapat menghasilkan telur berkualitas, Anda perlu memberikan pakan yang sesuai yaitu mengandung tinggi protein dan mineral. Beberapa peternak biasanya meracik sendiri pakan bebek mereka yang terdiri dari sayuran dan biji-bijian yang dicampur dengan konsentrat buatan pabrik. Di pasaran Anda dapat dengan mudah menemukan konsentrat yang dijual sekitar Rp600.000 per 50 kg.

6. Masa Panen Telur Bebek

Umumnya, bebek yang siap bertelur berusia 5-7 bulan. Namun, jumlah telur yang bisa dihasilkan dalam masa awal usia produktif masih belum stabil. Jika Anda memiliki 100 ekor bebek, kemungkinan Anda hanya memperoleh 30-50 butir telur saja.

Seiring waktu, bebek dapat menghasilkan telur hingga mencapai 70-80 butir telur dalam satu hari. Sayangnya, ketika bebek memasuki usia 12 bulan ke atas, produktivitas dalam menghasilkan telur menurun.

Anda bisa memanen telur-telur tersebut setiap hari pada pukul 6 pagi. Setelah Anda mengumpulkan telur-telur tersebut, Anda dapat langsung menimbangnya dan menjualnya ke pasar maupun toko kelontong. Di pasaran, harga telur bebek kurang lebih Rp2.500 sampai Rp3.000 per butir.

Itu tadi beberapa cara ternak bebek petelur yang dapat Anda terapkan. Jika Anda menerapkan sistem modern yang biasanya cocok diterapkan di daerah perkotaan, Anda dapat memperoleh beberapa keuntungan seperti:

⦁ Produktivitas telur lebih tinggi dengan menerapkan sistem kering tanpa angon. Hal ini dapat terjadi karena Anda akan fokus memelihara bebek dalam kandang dan memberi hewan ternak Anda pakan yang eksklusif.

Selain itu, kesehatan dan keselamatan hewan ternak Anda lebih terjamin serta biaya pemeliharaannya jauh lebih efisien. Dalam setahun, bebek yang Anda kembangkan dengan metode ini mampu menghasilkan hingga 203 butir telur.

⦁ Pakan dan gizi lebih terjamin karena Anda tidak menggembalakan bebek untuk mencari makanannya sendiri. Anda cukup menyediakan pakan dan minum sehingga bebek hanya perlu berada di dalam kandang. Selain itu, pemberian pakan yang terjadwal juga dapat menjamin gizi yang diperoleh bebek.

⦁ Anda masih tetap bisa menghasilkan baik telur konsumsi atau telur tetas. Jika Anda melakukan pemeliharaan dan pemberian pakan secara benar, bebek betina tetap mampu bertelur sejak berusia 6 bulan meski tidak dibuahi pejantan. Telur jenis ini hanya cocok dijadikan telur konsumsi karena tidak dapat ditetaskan. Namun, jika Anda menerapkan cara beternak bebek peking petelur dan ingin menghasilkan telur tetas, Anda juga dapat memelihara bebek jantan.

Kandang Bebek Petelur

Bagaimana Kriteria Kandang Bebek Petelur yang Ideal?

Sebelum membahas kriteria kandang bebek yang ideal, ada baiknya Anda mengetahui deskripsi jenis-jenis kandang yang biasa digunakan.

Kandang Litter
Kandang Litter

Kandang jenis ini dapat juga disebut sebagai kandang bebek petelur sistem kering, bentuknya menyerupai kandang pada umumnya. Kandang litter terdiri dari pagar berbentuk persegi, ruang tertutup, dan ruang terbuka. Kandang jenis ini merupakan kandang dengan biaya pembuatan paling murah dibanding jenis lainnya.

Jika Anda menerapkan cara ternak bebek petelur kering tanpa angon, Anda bisa memilih jenis kandang ini dan tidak perlu membangun kolam. Anda dapat menyusun kandang litter dengan atap yang terbuat dari ijuk, alang-alang, genting, rumbia, plastik bekas, maupun bahan lainnya. Selain menggunakan bambu, Anda juga bisa memanfaatkan tanah biasa, batu, atau semen sebagai lantai kandang.

Tidak hanya itu, sebaiknya Anda juga memberi alas lantai kandang menggunakan sekam, jerami, serbuk gergaji maupun bahan litter lain. Ketika membangun kandang jenis litter, sebaiknya Anda hanya menutup dinding setinggi 60 cm dari lantai kandang dan membiarkan sisanya terbuka atau menggunakan kawat, terpal, maupun bilah bambu. Hal ini bertujuan untuk mengurangi tenaga dalam tahap persiapan dan memaksimalkan proses produksi telur.

Kandang Panggung
Kandang Panggung

Bentuk kandang ini menyerupai panggung dan berada di atas permukaan tanah. Kelebihan dari penggunaan kandang ini adalah dapat menghindari risiko bebek terserang penyakit, sebab alas kandang selalu dalam kondisi kering. Namun, kekurangan dari kandang jenis ini adalah bebek tak bisa mendapatkan mineral yang terkandung dalam tanah.

Kandang Baterai
Kandang Baterai

Sama seperti kandang panggung, letak kandang baterai juga di atas permukaan tanah. Namun bentuk kandang ini memiliki 3-4 tingkatan dengan bagian alas yang didesain memiliki kemiringan sebesar 30 derajat ke arah depa agar telur mudah menggelinding.

Terdapat beberapa kriteria yang harus Anda penuhi ketika Anda membuat kandang bebek petelur, di antaranya:

⦁ Anda harus menyesuaikan luas kandang dengan jumlah bebek yang Anda miliki. 1 kandang yang berukuran 1×1 meter mampu menampung 10-20 ekor anak bebek atau sekitar 8-10 bebek usia remaja atau 6-7 ekor bebek usia dewasa. Ukuran kandang bebek jenis petelur dapat lebih besar dibanding bebek pedaging. Idealnya, ukuran kandang bebek petelur 100 ekor sekitar 4×14 m2.

⦁ Pastikan kandang bebek tertutup dan memiliki ventilasi yang baik agar sirkulasi udara lancar dan cahaya matahari mudah masuk.

⦁ Pastikan kandang bebek Anda memiliki lantai dengan elevasi lebih tinggi dari permukaan tanah, tapi tetap cukup untuk dijangkau peternak.

⦁ Usahakan kandang yang Anda buat mudah untuk dibersihkan. Kandang bebek tak harus mahal, tapi sebaiknya Anda membuat kandang yang kokoh dan dapat tahan lama.

⦁ Usahakan Anda meletakkan kandang bebek jauh dari pemukiman agar tidak mengganggu kenyamanan warga.

⦁ Pastikan Anda telah memenuhi perlengkapan makan dan minum bebek, alat pemanas, serta tempat bertelur di dalam kandang bebek.

⦁ Sebaiknya Anda menyediakan parit yang mengelilingi kandang sebagai tempat pembuangan air.

⦁ Pastikan jarak antar kandang minimal sama dengan lebar kandang.

⦁ Pastikan Anda rutin mengecek suhu kandang. Contoh kandang bebek petelur yang baik memiliki suhu kandang yang berkisar 27-30 derajat celcius. Jika suhu kandang terlalu panas atau justru terlalu dingin, kondisi ini dapat menyebabkan bebek berisiko terserang penyakit bahkan mengalami kematian. Anda dapat menyiasati agar suhu kandang tetap ideal dengan menutup sebagian sisi kandang bebek menggunakan terpal.

Telur Bebek

Bagaimana Cara Memilih Pakan Bebek Petelur yang Tepat Agar Dapat Menghasilkan Telur yang Banyak?

Anda dapat membuat pakan bebek sendiri dengan memanfaatkan bahan-bahan yang banyak tersedia di alam. Beberapa syarat bahan pakan bebek adalah murah, mudah didapatkan, bergizi, bebas residu atau zat berbahaya, dan kandungannya mampu menggantikan pakan konsentrat. Untuk memperoleh pakan yang mengandung nutrisi lengkap, Anda tak bisa hanya mengandalkan pakan tambahan seperti bekatul. Anda dapat menggunakan bahan-bahan alternatif lain seperti tepung ikan, jagung giling, bekicot, polar, ampas tahu, tepung rumput, tepung keong mas, tepung daun pisang, tepung limbah udang, gaplek, bungkil kedelai, tepung singkong, ampas kecap, menir atau sorgum, tepung daun katuk, tepung kerang, atau nasi aking yang telah direndam selama kurang lebih 3-4 jam.

Ketika bebek berada dalam masa produksi, Anda dapat memberikan takaran pakan sebagai berikut:

⦁ Jagung kuning giling : 45%

⦁ Bungkil kedelai : 20%

⦁ Dedak padi : 15,6%

⦁ CaCO3 : 7%

⦁ CGM : 6%

⦁ Premiks : 5%

⦁ Tepung ikan : 3%

⦁ CPO : 2%

⦁ NaCl : 0,3%

Kandungan energi metabolisme yang terdapat pada takaran pakan tersebut sebesar 2.700 kkal/kg. Terdapat pula kandungan:

⦁ protein kasar :19%,

⦁ serat kasar : 3,7%,

⦁ kalsium sebesar : 3,1%,

⦁ asam amino lisin : 0,9%

⦁ fosfor : 0,7%,

⦁ asam amino metionin: 0,38%

Anda perlu mengkombinasikan beberapa bahan untuk mendapatkan nutrisi yang seimbang dan baik untuk bebek agar semakin produktif dalam menghasilkan kualitas telur yang bagus. Selain itu, jika Anda mencukupi kebutuhan nutrisi tersebut, maka dapat membantu bebek untuk cepat besar.

Komposisi Nutrisi Pakan

Komposisi Nutrisi Pakan

Anda perlu memperhatikan komposisi nutrisi pakan ketika bebek telah memasuki fase bertelur. Selain agar kualitas telur bagus, juga untuk menghindari bebek terlalu gemuk yang dapat berakibat produksi telur tidak optimal. Biasanya, pemberian pakan dibagi dalam 3 fase:

⦁ Fase Starter (usia 1 sampai 4 minggu)

⦁ Fase Grower (usia remaja, yakni 5 sampai 22 minggu)

⦁ Fase Lawyer (usia bebek bertelur pada 22 hingga 144 minggu).

Agar dapat menghasilkan kuning telur dengan warna kuning pekat alami, Anda bisa menggunakan pakan dengan kandungan karotenoid yang banyak terdapat pada tepung alfalfa, jagung kuning, tepung limbah udang, dan tepung hijauan.

Modal Budidaya Bebek Petelur

Bagaimana Perhitungan Modal Budidaya Bebek Petelur?

Nah, selanjutnya akan dibahas berapa perhitungan modal yang Anda butuhkan jika Anda ingin menekuni bisnis beternak bebek petelur. Di bawah ini merupakan rincian modal dengan gambaran Anda telah memiliki lahan sendiri dan bibit bebek berjumlah 100 ekor.

⦁ Modal pembuatan kandang : Rp4.000.000

⦁ Harga DOD (100 ekor) : Rp1.000.000

⦁ Harga pakan : Rp1.500.000/bulan

⦁ Harga vaksin dan vitamin : Rp600.000/bulan

⦁ Biaya operasional (air dan listrik) : Rp300.000

⦁ Gaji karyawan : Rp1.500.000

⦁ Biaya alat penunjang (tempat makan dan minum, terpal, lampu) : Rp1.000.000

⦁ Biaya lain-lain : Rp500.000

Jika dijumlahkan, Anda membutuhkan modal sebesar Rp10.400.000. Kira-kira sebesar itulah modal yang perlu Anda keluarkan ketika akan menekuni bisnis ternak bebek jenis petelur. Mungkin biaya tersebut dapat bertambah jika Anda tidak mempunyai lahan sendiri dan harus menyewa lahan pada pihak lain. Biaya sewa lahan per tahunnya di daerah pedesaan berkisar Rp10.000.000 hingga Rp20.000.000.

Anda tak perlu takut mengalami kerugian ketika menjalankan bisnis ternak bebek, sebab pasar telur bebek cukup luas, Anda tak hanya bisa menjualnya ke pasar atau toko kelontong saja, melainkan Anda juga dapat menjual hasil panen Anda ke warung makan atau restoran.

Apabila peternakan Anda berhasil berkembang pesat dan Anda memiliki teknik marketing yang baik, Anda berpotensi dijadikan pemasok tunggal dari beberapa rumah makan. Bagaimana, tertarik untuk menjadi pengusaha bebek jenis petelur selanjutnya?

Leave a Reply